Selasa, 25 September 2012

PKS dukung ASRI (Achmad Syafii dan Kholil Asy'ari) pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan 2013


PAKONG - Rasa syukur atas turunnya rekomendasi sejumlah partai yakni, para pimpinan Partai Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan Hanura, kepada Ach. Syafii Yasin dan Kholil Asyari (Asri) untuk maju sebagai calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), membuat tokoh pengusaha H Kamil (HK) mengadakan tasyakuran yang dikemas dengan konsolidasi partai koalisi. Acara itu sebagai bentuk dukungan penuh kepada pasangan Asri.

Acara yang digelar di kediaman H Kamil, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Pamekasan, itu dihadiri ribuan pendukung dan tokoh petinggi dari lima partai koalisi yakni, para pimpinan Partai Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan Hanura. Beserta beberapa tokoh ulama khos, KH Muhammad Syamsul Arifin (pengasuh Ponpes Banyuanyar), KH Abd. Ghafur Syafiuddin (pengasuh Ponpes Almujtama’, Plakpak), dan KH Ahmad Madani (pengasuh Ponpes Sumber Bungur).

Tampak pula Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman dan beberapa kepala desa. Dalam acara tersebut, pasangan Asri menyampaikan banyak terima kasih atas semua dukungan serta semangat dari semua kader dan simpatisan yang sudah berjuang ingin memenangkan kami. ”Saya atas nama pasangan Asri ingin menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua tokoh ula- ma, serta para pimpinan partai politik dan undangan karena tetap semangat mendukung kami,” ungkap Syafii.

Syafii menambahkan, terkait adanya baliho yang dianggap tidak berizin, dirinya menyampaikan bahwa sebelum pemasangan baliho sudah mengirimkan surat izin ke pemkab. ”Saya sudah melayangkan surat izin,” tambahnya. Dirinya menambahkan, di luar sudah banyak informasi yang berkembang bahkan seakan menyudutkan terkait baliho tersebut.

Meski demikian, dia meminta agar semua pendukungnya tetap menjaga kondusivitas dan tetap menjaga kedamaian, karena nama Asri hadir sebagai suasana baru yang ingin menciptakan kedamaian dan ketenteraman serta keindahan. ”Sesuai nama pasangan kami (Asri, Red), mari kita saling menjaga kedamaian dan saling menghargai satu sama lain,” tambahnya.

Dalam acara tersebut diisi tausiyah oleh, KH Abd. Ghafur Syafiuddin Pengasuh Ponpes Almujtama’, Plakpak. Dalam pesannya bahwa menang atau kalah adalah takdir Allah, namun harus yakin dan optimis akan menang. ”Semoga pasangan Asri ini akan diridai oleh Allah dan semoga bisa membawa perubahan yang lebih baik,” ungkapnya.

Selaku tuan rumah, HK mengungkapkan banyak terima kasih atas kehadiran para undangan, serta semua pendukung yang telah siap memenangkan pasangan Asri. Bahkan dirinya mendukung penuh pasangan Asri, sebab dirinya yakin bahwa Asri sudah teruji dan benar-benar dirindukan oleh rakyat. ”Acara ini sebagai rasa syukur semoga pasangan Asri ini menjadi pilihan rakyat,” ungkapnya


Selasa, 26 Juli 2011

Tarhib Ramadhan Bidpuan dan Santika PKS Pamekasan

24 Juli 2011, DPD PKS Kab. Pamekasan.
Dalam rangka menyambut Ramadhan tahun ini, Bidang Perempuan DPD PKS Pamekasan bekerja sama dengan Santika mengadakan tarhib ramadhan yang diisi dengan taujih dan pemeriksaan kesehatan gratis. Acara yang dimulai jam 9 pagi diikuti  kader akhwat PKS Kab. Pamekasan. Sebelum taujih menyambut ramadhan, panitia mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tensi, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Peserta nampak antusias mengikuti acara ini. Setelah pemeriksaan kesehatan, dilanjutkan dengan taujih ramadhan. Dalam taujihnya, ustadzah Naimah menyampaikan agar ramadhan kali ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Persiapan kita untuk menyambut ramadhan antara lain, persiapan ruhiyah, jasadiyah dan finansial. Kita harus meniatkan dalam diri kita bahwa ramadhan adalah moment terbaik untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Oleh karenanya, hendaknya kita senantiasa mengisi ramadhan dengan amal terbaik kita, mengoptimalkan keutamaan yang Allah berikan pada bulan ramadhan. Kita menjaga pola makan kita di bulan ramadhan, dengan mengatur jadwal makan baik ketika berbuka maupun saat sahur. Karena tidak sedikit yang menjadikan waktu berbuka sebagai ajang balas dendam dengan memakan semua makanan sepuas-puasnya sehingga kita kehilangan energi untuk beribadah kepada Allah. Ramadhan juga bagi sebagian orang malah menjadi ajang pemborosan harta karena pengeluaran malah lebih membengkak dibanding bulan-bulan yang lain. Ini berarti kita tidak bisa mengelola harta dengan baik sehingga Ramadhan tidak jauh beda dengan bulan-bulan lainnya.
Kita atur pola makan kita di bulan ramadhan dengan tidak menyantap semua makanan pada saat berbuka.Tapi dengan tetap mengatur 1/3 bagian perut dengan makanan, 1/3 dengan air dan 1/3 lainnya dengan udara. Sehingga kita masih bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman dan tidak kekenyangan. Selanjutnya, agar tubuh kita tetap fit melaksanakan puasa, selain mengatur pola makan, kita juga tetap dianjurkan untuk berolahraga dengan menggeser waktunya mendekati waktu berbuka. Tentunya dengan melaksanakan olahraga yang tidak terlalu menguras banyak tenaga. Saat puasa juga, kita tidak dianjurkan untuk banyak tidur karena malah akan menjadikan tubuh kita menjadi lemas. Rasulullah bahkan tidak menjadikan ramadhan untuk jauh dari aktivitas bahkan menjadikan ramadhan sebagai bulan jihad dengan banyaknya perang yang dilakukan Rasulullah pada saat ramadhan. Mendekati Idul Fitri, kita juga jangan sampai disibukkan dengan hal-hal yang sia-sia dengan tidak mengambil keutamaan di 10 hari terakhir bulan ramadhan. Jangan sampai kita sibuk menyiapkan lebaran tapi kehilangan keutamaan ramadhan.
Semoga ramadhan kita tahun ini bisa kita optimalkan sebaik-baiknya sehingga kita menjadi insan yang bertakwa..amiin

Rabu, 22 Juni 2011

Mukerda DPD PKS Pamekasan

Aula Sumbangsih Jl. Ronggosukowati, 5 Juni 2011.

Pada Mukerda kali ini dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan. Dalam sambutannya, wakil bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan PKS Kab. Pamekasan kepada bupati/wakil bupati pada pilkada lalu hingga beliau dan bupati mendapat kepercayaan untuk memimpin rakyat Pamekasan. Kerja sama yang telah terjalin baik ini seyogyanya tetap dilanjutkan untuk bersama-sama bekerja bagi kepentingan rakyat Pamekasan. Dengan kata lain, siapapun yang siap bekerja untuk kemajuan Pamekasan dapat bekerja sama karena tidak mungkin kesejahteraan akan tercapai tanpa kerja sama semua pihak.
Pada kesempatan ini juga dilantik pengurus DPC se-kabupaten Pamekasan serta bidang perempuan bagi tiap-tiap DPC. selain itu juga disampaikan presentasi tiap bidang dalam musyawarah program kerja bidang-bidang DPD Kabupaten Pamekasan yang nantinya menjadi acuan bagi terwujudnya capaian yang ingin diraih.

Sabtu, 04 Juni 2011

Musda II DPD PKS Pamekasan

Aula E-dotel SMKN 3 Pamekasan, 25-26 Desember 2010.

Musda DPD PKS Kabupaten Pamekasan berlangsung semarak dan lancar. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan. Aula penuh dipadati kader dan simpatisan PKS Kab. Pamekasan. Selain acara inti yaitu pelantikan pengurus DPD Kabupaten Pamekasan serta pembahasan renstra PKS untuk 5 tahun mendatang, terdapat pula hiburan nasyid Refa Voice dari Surabaya yang menambah semarak Musda kali ini. Partai ini telah menunjukkan konsistensinya bahwa Musda bisa dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Semoga semua pengurus yang telah terpih beserta seluruh kader dan simpatisan mampu melaksanakan amanahnya bekerja untuk Pamekasan sejahtera..Amiin

Sabtu, 30 April 2011

Menghimpun daun-daun yang berserakan




Walaupun satu keluarga
Kami tak saling mengenal
Himpunlah daun-daun yang berhamburan ini
Hidupkan lagi ajaran saling mencintai
Ajari lagi kami berkhidmat seperti dulu


Itulah beberapa bait dari sajak doa Iqbal. Mungkin batinnya menjerit pada kesaksiannya atas zamannya; umat ini seperti daun-daun yang berhamburan. Seperti daun-daun yang gugur diterpa angin, tak ada lagi kekuatan yang dapat menghimpunnya kembali, menatanya seperti ketika ia masih menggayut pada pohonnya.

Begitulah kenyataan umat ini; mungkin banyak orang shalih diantara mereka, tapi semuanya seperti daun-daun yang berhamburan, tidak terhimpun dalam sebuah wadah yang bernama jama’ah. Mungkin banyak orang hebat di antara mereka, tapi kehebatan mereka hilang diterpa angin zaman. Mungkin banyak potensi yang tersimpan pada individu-individu di antara mereka, tapi semuanya berserakan di sana sini, tak terhimpun.

Maka, jama’ah adalah alat yang diberikan Islam bagi umatnya untuk menghimpun daun-daun yang berhamburan itu, supaya kekuatan setiap orang shalih, orang hebat atau satu potensi bertemu padu dengan kekuatan saudaranya yang lain, yang sama shalihnya, yang sama hebatnya, yang sama potensialnya.

Jama’ah juga merupakan cara yang paling tepat untuk menyederhanakan perbedaan-perbedaan pada individu. Di dalam satu jama’ah, individu-individu yang mempunyai kemiripan disatukan dalam sebuah simpul. Maka, meskipun ada banyak jama’ah, itu tetap lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Bagaimanapun, jauh lebih mudah memetakan orang banyak melalui pengelompokan atau simpul-simpulnya, ketimbang harus memetakan mereka sebagai individu.

Maka, jalan panjang menuju kebangkitan kembali umat ini, harus dimulai dari menghimpun daun-daun yang berhamburan itu, merajut kembali jalinan cinta di antara mereka, menyatukan potensi dan kekuatan mereka, kemudian meledakkannya pada momentum sejarahnya, menjadi pohon peradaban yang teduh, yang menaungi kemanusiaan.

Tapi, itulah masalahnya. Ternyata, itu bukan pekerjaan yang mudah; ternyata, cinta tidak mudah ditumbuhkan di antara mereka; ternyata, orang shalih tidak mudah disatukan; ternyata, orang hebat tidak selalu bersedia menyatu dengan orang hebat yang lain. Mungkin itu sebabnya, ada ungkapan di kalangan gangster mafia: seorang prajurit yang bodoh, kadang-kadang lebih berguna dari pada dua orang jenderal yang hebat.

Namun, tidak ada jalan lain. Nabi umat ini tidak akan pernah memaafkan setiap orang di antara kita yang meninggalkan jama’ah, semata-mata karena ia tidak menemukan kecocokan bersama orang lain dalam jama’ahnya. Bagaimanapun, kekeruhan jama’ah, kata Imam Ali bin Abi Thalib r.a., jauh lebih baik daripada kejernihan individu.

Oleh: Ust. Anis Matta
(Diambil dari buku ‘Dari Gerakan ke Negara’)