Selasa, 26 Juli 2011

Tarhib Ramadhan Bidpuan dan Santika PKS Pamekasan

24 Juli 2011, DPD PKS Kab. Pamekasan.
Dalam rangka menyambut Ramadhan tahun ini, Bidang Perempuan DPD PKS Pamekasan bekerja sama dengan Santika mengadakan tarhib ramadhan yang diisi dengan taujih dan pemeriksaan kesehatan gratis. Acara yang dimulai jam 9 pagi diikuti  kader akhwat PKS Kab. Pamekasan. Sebelum taujih menyambut ramadhan, panitia mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tensi, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Peserta nampak antusias mengikuti acara ini. Setelah pemeriksaan kesehatan, dilanjutkan dengan taujih ramadhan. Dalam taujihnya, ustadzah Naimah menyampaikan agar ramadhan kali ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Persiapan kita untuk menyambut ramadhan antara lain, persiapan ruhiyah, jasadiyah dan finansial. Kita harus meniatkan dalam diri kita bahwa ramadhan adalah moment terbaik untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Oleh karenanya, hendaknya kita senantiasa mengisi ramadhan dengan amal terbaik kita, mengoptimalkan keutamaan yang Allah berikan pada bulan ramadhan. Kita menjaga pola makan kita di bulan ramadhan, dengan mengatur jadwal makan baik ketika berbuka maupun saat sahur. Karena tidak sedikit yang menjadikan waktu berbuka sebagai ajang balas dendam dengan memakan semua makanan sepuas-puasnya sehingga kita kehilangan energi untuk beribadah kepada Allah. Ramadhan juga bagi sebagian orang malah menjadi ajang pemborosan harta karena pengeluaran malah lebih membengkak dibanding bulan-bulan yang lain. Ini berarti kita tidak bisa mengelola harta dengan baik sehingga Ramadhan tidak jauh beda dengan bulan-bulan lainnya.
Kita atur pola makan kita di bulan ramadhan dengan tidak menyantap semua makanan pada saat berbuka.Tapi dengan tetap mengatur 1/3 bagian perut dengan makanan, 1/3 dengan air dan 1/3 lainnya dengan udara. Sehingga kita masih bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman dan tidak kekenyangan. Selanjutnya, agar tubuh kita tetap fit melaksanakan puasa, selain mengatur pola makan, kita juga tetap dianjurkan untuk berolahraga dengan menggeser waktunya mendekati waktu berbuka. Tentunya dengan melaksanakan olahraga yang tidak terlalu menguras banyak tenaga. Saat puasa juga, kita tidak dianjurkan untuk banyak tidur karena malah akan menjadikan tubuh kita menjadi lemas. Rasulullah bahkan tidak menjadikan ramadhan untuk jauh dari aktivitas bahkan menjadikan ramadhan sebagai bulan jihad dengan banyaknya perang yang dilakukan Rasulullah pada saat ramadhan. Mendekati Idul Fitri, kita juga jangan sampai disibukkan dengan hal-hal yang sia-sia dengan tidak mengambil keutamaan di 10 hari terakhir bulan ramadhan. Jangan sampai kita sibuk menyiapkan lebaran tapi kehilangan keutamaan ramadhan.
Semoga ramadhan kita tahun ini bisa kita optimalkan sebaik-baiknya sehingga kita menjadi insan yang bertakwa..amiin